5 Cara ternak entok

5 Cara Mudah Ternak Entok

Apakah Anda tertarik menjalankan usaha ternak entok? Entok atau entok memang salah satu jenis unggas yang banyak dipilih masyarakat untuk dijadikan sebagai hewan ternak. Alasannya karena entok sudah cukup familiar bagi masyarakat Indonesia. Umumnya, banyak orang beternak entok untuk diambil daging dan telurnya.

Meski budidaya entok tak sepopuler budidaya jenis unggas lainnya seperti ayam joper misalnya, tapi entok mempunyai ukuran tubuh yang lebih tinggi serta lebih besar daripada bebek. Entok jantan dewasa dapat mencapai ukuran 86 cm dan berat kurang lebih 3 kg, sementara entok betina ukurannya bisa mencapai 64 cm dan beratnya sekitar 1,3 kg.

 Namun, jika Anda menjadikan entok sebagai hewan peliharaan, beratnya bisa naik hingga mencapai 7 kg untuk entok jantan dewasa dan 5 kg untuk entok betina dewasa. Karena postur tubuh yang dimiliki entok ini membuatnya dapat menghasilkan daging yang lebih banyak dibanding bebek.

Namun, konsumsi daging entok perlu dibatasi karena banyaknya kandungan lemak dalam daging unggas tersebut. Jika Anda ingin mengetahui informasi lebih banyak tentang entok, simak pembahasannya berikut ini ya.

Bagaimana Cara Ternak Entok Agar Cepat Menghasilkan Telur yang Melimpah?

Bagaimana Cara Ternak Entok Agar Cepat Menghasilkan Telur yang Melimpah?

Agar Anda dapat menjalankan peternakan entok dengan baik, Anda perlu memperhatikan cara-cara berikut agar hewan ternak Anda tersebut dapat cepat besar dan menghasilkan telur yang banyak.

1. Mempersiapkan Kandang

Kandang entok

Sebaiknya Anda mempersiapkan kandang unggas ternak Anda dengan baik karena hal ini merupakan langkah awal kesuksesan peternakan Anda. Semakin banyak entok yang Anda pelihara maka Anda akan membutuhkan kandang yang luas.

2. Memilih Anakan Entok Unggulan

DOD entok unggulan

Untuk dapat sukses beternak entok, tentu Anda harus memilih anakan entok yang unggul. Meski rentan terhadap risiko kegagalan karena membudidayakan entok sejak anakan, tapi jika Anda sukses, maka Anda akan mendapatkan hasil yang sangat besar.

3. Mempersiapkan Pakan

Pakan entok

Jika Anda beternak entok, maka sangat penting Anda mempersiapkan pakannya sebaik mungkin sesuai dengan usia entok. Ada baiknya anda mengecek harga tepung ikan untuk campuran dengan pakan pabrikan sehingga protein lebih banyak terserap yang membuat tubuh entok menjadi lebih kuat dan sehat.

4. Memberikan Vitamin dan Vaksin dengan Takaran yang Sesuai dan Secara Rutin

vitamin dan vaksin entok

Sebaiknya Anda memberikan ternak entok Anda vitamin dan vaksin agar entok tidak terserang penyakit. Selain itu, dengan pemberian vitamin dan vaksin juga dapat membantu mempercepat entok menghasilkan telur. Walaupun entok adalah hewan yang terbilang tahan bermacam serangan penyakit, tapi Anda tetap harus melakukan tindakan pencegahan. Selain dengan memberikan vitamin dan vaksin, Anda juga perlu selalu menjaga kebersihan kandang entok.

5. Mempersiapkan Agar Entok Bertelur

persiapan entok bertelur

Agar proses pertumbuhan anak entok dapat berjalan dengan cepat dan baik, dibutuhkan kesiapan dan ketekunan dalam merawat dan memberi pakan entok. Pemberian pakan yang mengandung protein dapat membantu entok menghasilkan telur berkualitas.

Dalam dunia peternakan, selain 5 cara di atas, ada cara berikutnya yang sangat penting, yaitu terus belajar. Ambil pengalaman pribadi dan peternak senior untuk mengatasi masalah ketika mulai berbudidaya.

Tips Mempersiapkan Kandang Entok

kandang entok

Terdapat beberapa kriteria kandang agar entok dapat tinggal dengan nyaman dan menghasilkan telur dengan baik, yaitu:

  • Sebaiknya Anda meletakkan kandang di lokasi yang berjarak 10 hingga 20 meter dari rumah untuk menghindari bau yang menyengat.
  • Sebaiknya Anda membuat ukuran kandang dengan menyesuaikan jumlah entok yang Anda budidayakan agar entok dapat leluasa bergerak, nyaman, dan tidak stress.
  • Buatlah naungan untuk tempat berteduh entok.
  • Pastikan terdapat lokasi khusus pemberian pakan entok.
  • Sebaiknya Anda meletakkan pakan entok dalam wadah yang besar agar entok tidak saling berebut ketika makan.
  • Buatlah kubangan air untuk tempat entok bermain dan berjemur.
  • Buatlah pemisah antara lokasi pemberian pakan dengan kubangan air.
  • Untuk meminimalisir bau tidak sedap, Anda dapat membuat saluran air dari kubangan tersebut.

Tips Memilih Pakan Entok Agar Cepat Bertelur

pakan entok agar cepat bertelur

Apabila dilihat dari segi makanan, entok termasuk hewan omnivora pemakan segala. Di alam liar, entok biasanya memakan biji-bijian dan ikan kecil. Namun, entok yang dipelihara biasanya diberi pakan dedak, pur, ampas singkong, ampas kelapa, atau nasi bekas. Memperhatikan kualitas pakan entok penting untuk Anda lakukan.

Selain agar mempercepat entok dalam bertelur, Anda juga harus menentukan pakan entok biar cepat besar yang tepat. Terdapat beberapa tahapan dalam memberikan makanan entok, seperti berikut:

Perhatikan Jenis Pakan di Usia Awal

pakan entok usia awal

Jika Anda memelihara entok yang baru berusia 1 sampai 14 hari, Anda harus memberikan pakan dalam porsi yang kecil. Jenis pakan yang dapat Anda pilih yaitu konsentrat starter atau pelet. Kedua jenis pakan tersebut sangat baik dalam memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangan entok Anda.

Ubah Tekstur Pakan Ketika Mulai Dewasa

pakan entok dewasa

Ketika anakan entok telah berumur 15 sampai 35 hari, tandanya anakan entok Anda telah tumbuh dewasa dan memerlukan lebih banyak energi. Anda dapat memberikan pakan berupa dedak halus atau bekatul, ampas tahu, umbi-umbian, biji jagung, atau makanan sejenis lainnya.

Perhatikan Asupan Mineral dan Vitaminnya

Saat anakan entok menginjak usia 36 sampai 60 hari, entok akan sangat memerlukan asupan mineral dan vitamin untuk menunjang pertumbuhannya. Oleh sebab itu, Anda sebaiknya memberikan pakan yang Anda campur dengan eceng gondok, daun singkong, daun pepaya, daun pisang muda, beberapa jenis rumput, bekatul, atau ikan rucah.

Dengan pemberian pakan yang baik, entok betina dapat menghasilkan telur sebanyak 8 hingga 16 butir. Proses pengeraman telur entok dapat berlangsung selama kurang lebih 35 hari atau sekitar 2-3 minggu.

Kriteria Memilih Anak Entok Unggulan

Anak entok unggulan

Pada dasarnya, anak entok mempunyai sifat parokial di mana ketika menetas telah memiliki mata yang terbuka dan memiliki kemampuan berenang. Setelah anak entok menetas dari telur dan keluar dari cangkang, mereka akan selalu mendekat pada induknya untuk memperoleh kehangatan.

Sebelum dapat hidup mandiri, anak entok akan hidup dengan induknya selama kurang lebih 10-12 minggu. Terdapat beberapa kriteria yang harus Anda perhatikan ketika memilih anakan entok yang unggul adalah:

  • Pastikan kondisi anak entok lincah, aktif, dan sehat.
  • Anda dapat melihat asal-usul induk entok untuk lebih meyakinkan bahwa anakan entok tersebut merupakan bibit unggul.
  • Pilihlah anak entok dengan umur yang ideal, yakni kurang lebih 6 sampai 7 bulan setelah entok menetas.
  • Selain dari faktor umur, Anda juga dapat melihat dari bobot anakan entok minimal 100 sampai 200 gram.
  • Sebaiknya Anda berhati-hati ketika mengangkut anak entok ke dalam kandang agar anak entok tidak mengalami stress.

Itulah beberapa tips mudah yang dapat Anda coba ketika ingin beternak entok. Bisnis ternak entok pun terbilang menjanjikan karena saat ini harga anakan entok berkisar belasan ribu rupiah per ekornya. Selain dimanfaatkan daging dan telurnya, ternyata Anda juga dapat memanfaatkan kotoran entok dengan mengolahnya menjadi pupuk organik. Caranya pun cukup mudah, siapkan sisa batang padi atau merang, kemudian gunakan sisa batang padi tersebut sebagai alas kandang entok.

Ketika alas tersebut tampak kurang bagus, tumpuk lagi dengan yang baru hingga menumpuk banyak dan siap diambil. Pupuk organik dari kotoran entok ini dapat dijual hingga mencapai Rp800.000 untuk ukuran satu truk kecil. Bagaimana, tertarik untuk mencoba beternak entok?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *