Cara Membuat Pupuk Kompos Organik

Membuat Pupuk Kompos Organik – Ingin agar lahan yang dimiliki menjadi lebih subur? Ada begitu banyak metode yang bisa Anda lakukan untuk membuat tanah lebih subur dan menjadikan tanaman tumbuh dengan maksimal, salah satunya ialah dengan menggunakan pupuk kompos organik.

Tak perlu merogoh kocek terlalu dalam untuk membeli pupuk kimia sintetis yang justru berefek buruk untuk tanah dan tanaman dalam jangka panjang. Anda bahkan bisa membuat sendiri pupuk kompos organik di rumah dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada di sekitar Anda.

Cara membuat kompos organik termasuk gampang dan tidak sulit untuk dilakukan, ditambah lagi bisa membuat tanaman tumbuh dengan maksimal dan sangat ekonomis pula. Bagaimana cara membuatnya dan bahan-bahan apa saja yang dibutuhkan untuk membuat kompos organik? Simak ulasan berikut selengkapnya.

Siapkan Bahan-Bahan yang Diperlukan

Cara membuat kompos organik yang pertama harus dilakukan ialah mengumpulkan bahan-bahan yang dibutuhkan. Anda bisa memanfaatkan bahan-bahan organik yang ada di rumah, misalnya sayuran dan buah-buahan. Keduanya merupakan bahan yang mudah sekali terurai sehingga cukup ideal untuk dijadikan bahan utama dalam pembuatan kompos organik. Tapi, selalu pastikan agar bahan yang digunakan masih dalam kondisi yang baik dan belum mengalami pembusukan.

Agar lebih mudah, Anda dapat mengelompokan sisa-sisa sampah di rumah dengan memisahkan antara sampah organik seperti dari sayuran dan buah dan sampah anorganik seperti plastik dalam tempat berbeda. Kemudian, cara membuat kompos organik selanjutnya ialah memotong-motong bahan-bahan yang sudah disiapkan dengan panjang sekitar 1 sampai 2 cm. Hal tersebut dilakukan supaya proses penguraian dapat terjadi dengan lebih cepat.

Siapkan Wadah Tersendiri

Tahap selanjutnya dalam cara membuat kompos organik adalah mempersiapkan wadah tersendiri untuk mempermudah proses pengomposan. Anda bisa menggunakan wadah seperti ember, tong ataupun baskom yang bagian bawahnya sudah dilubangi. Kemudian letakan di atas batu yang telah disusun sedemikian rupa agar jangan sampai menyentuh tanah  langsung, selain itu agar wadah pupuk supaya tak terkena air.

Selanjutnya, masukkan bahan-bahan organik yang telah disiapkan sebelumnya. Kemudian tutup bagian atas wadah dengan menggunakan plastik atau aluminium foil agar proses penguraian kompos organik jadi lebih cepat.

Tahap Penguraian pada Kompos Organik

Selanjutnya cara membuat kompos organik akan memasuki tahap penguraian. Jadi, bahan-bahan organik yang sudah disimpan dalam wadah akan mulai mengalami penguraian. Jika Anda baru membuat kompos organik untuk yang pertama kalinya, maka Anda dapat mencampurkan bahan-bahan organik tadj dengan bahan-bahan seperti EM4, serbuk gergaji, pupuk kandang atau bahkan ragi kompos. Hal tersebut dilakukan agar proses pembusukan pupuk kompos organik jadi lebih cepat. Kemudian, jangan lupa untuk mengaduk semua bahan minimal sekali dalam satu minggu.

Saat mencampurkan bahan-bahan kompos, Anda dapat menggunakan bahan yang masih fresh ataupun yang sudah lama dan mengalami proses pembusukan. Pasalnya, bahan-bahan organik seperti daun-daunan, sayuran atau buah-buahan yang busuk yang disimpan cukup lama di dalam wadah sudah mengandung mikroorganisme lebih banyak. Sehingga proses penguraian kompos organik akan jauh lebih cepat.

Tahap Pematangan Kompos Organik

Dalam pembuatan kompos organik, setelah tahap penguraian selesai. Kemudian akan dilanjutkan dengan tahap pematangan kompos yang sudah dibuat. Anda dapat menunggunya proses pematangannya di wadah kompos tersebut.

Perlu diingat bahwa, penyimpanan kompos organik yang semakin lama disimpan, ini akan menyebabkan suhu di dalam wadah akan terus mengalami peningkatan. Terkait dengan cara membuat kompos organik tersebut, setidaknya butuh waktu minimal 6 minggu hingga kompos organik siap digunakan.

Biasanya, setelah kompos organik tersebut siap, bau yang dikeluarkan tidak terlalu menyengat seperti saat masih tahap awal. Bahkan, hanya akan tertinggal bau tanah humus saja di kompos organik yang sudah jadi tersebut.

Selain itu, warna kompos organik yang sudah jadi umumnya warnanya akan berubah jadi berwarna coklat kehitaman dan suhunya sekitar 30° celcius. Jika ciri-ciri tersebut sudah banyak terlihat, maka proses pembuatan kompos organik sudah berhasil dilakukan. Selanjutnya kompos organik pun sudah siap digunakan untuk menyuburkan tanah maupun tanaman.

Tahap Pengemasan agar Kompos Organik Lebih Tahan Lama

Selanjutnya yang tak kalah penting dalam cara membuat kompos organik adalah tahap pengemasan. Hal ini dilakukan agar kompos organik yang sudah jadi bisa lebih awet dan juga tahan lebih lama. Untuk tahap ini, Anda bisa menggunakan plastik atau karung sebagai wadah penyimpanannya.

Jangan sampai lupa dalam proses pengemasan ialah hindari penggumpalan pada pupuk. Anda cukup meremas-remas semua kompos organik supaya halus dan tidak menggumpal. Anda juga bisa mengayak pupuk supaya hasil kompos organik tadi lebih optimal. Dalam proses penggunaannya, Anda pun dapat langsung mencampur kompos organik tadi dengan tanah atau media tanam.

Nah, itu tadi informasi menarik tentang cara membuat kompos organik. Dari mulai pemilihan bahan, penyiapan alat hingga proses pembuatan dan penguraian pupuk. Bagaimana, tertarik mencoba? Yuk, buat pupuk kompos sendiri di rumah dengan bahan-bahan seadanya. Selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *