Doa Penangkal Penyakit Ayam

Bagaimana doa penangkal penyakit ayam? Dalam Islam telah diajarkan bahwa ikhtiar harus dibarengi dengan tawakal. Begitupun saat menghadapi penyakit. Selain berusaha melakukan tindakan pencegahan seperti menghindari sumber penyakit atau menjaga kebersihan, juga harus disertai dengan doa.

Selain penyakit pada manusia, wabah penyakit yang menjangkiti hewan ternak juga menjadi sebuah permasalahan serius. Selain membutuhkan biaya besar menanggulanginya, juga dapat menimbulkan kerugian besar bagi peternak.

Walau ada jenis ayam yang tahan dan lebih kebal terhadap penyakit seperti ayam kampung dan ayam joper namun pada dasarnya ayam merupakan salah satu hewan ternak yang rentan terkena penyakit, seperti flu burung yang berpotensi menjadi wabah. Berikut ini adalah beberapa cara dan doa menurut Islam yang dapat diamalkan untuk menangkal penyakit pada ayam.

Landasan Doa Penangkal Penyakit Ayam

doa penangkal penyakit ayam

Dalam Al-Qur’an, binatang ternak disebutkan berkali-kali dalam di berbagai surat. Sehingga apabila ingin hewan ternak dihindarkan dari berbagai bala atau musibah, perbanyak amalan membaca  Al Qur’an seusai shalat fardhu.

Surat yang berhubungan dengan hewan ternak antara lain Al-Maidah, Al-An’am, Yasiin serta Al-Baqarah. Waktu terbaik membacanya adalah seusai shalat shubuh dan maghrib.

Khusus untuk surat Al-Baqarah, 2 ayat terakhirnya dapat dibaca sesering mungkin. Karena dapat menghindarkan dari musibah. Ayat 285 dan 286 Q.S Al-Baqarah adalah sebagai berikut :

ءَامَنَ ٱلرَّسُولُ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيْهِ مِن رَّبِّهِۦ وَٱلْمُؤْمِنُونَ ۚ كُلٌّ ءَامَنَ بِٱللَّهِ وَمَلَٰٓئِكَتِهِۦ وَكُتُبِهِۦ وَرُسُلِهِۦ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِّن رُّسُلِهِۦ ۚ وَقَالُوا ۟ سَمِعْنَا وَأَطَعْنَاۖ غُفْرَانَ كَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ ٱلْمَصِيرُ

لَا يُكَلِّفُ ٱللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا ٱكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ إِن نَّسِينَآ أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُۥ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِنَا ۚرَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِۦ ۖ وَٱعْفُ عَنَّا وَٱغْفِرْ لَنَا وَٱرْحَمْنَآ ۚ أَنتَ مَوْلَىٰنَا فَٱنصُرْنَا عَلَى ٱلْقَوْمِ ٱلْكَٰفِرِينَ

Usai membaca 2 ayat terakhir Al-Baqarah tersebut, tiupkan pada makanan atau minuman yang akan diberikan pada ayam. Apabila Allah meridhoi, maka ayam dapat terhindar dari segala bentuk penyakit atau wabah. Ini juga bisa digunakan sebagai salah satu ikhtiar doa penangkal penyakit ayam.

Dalam Islam, Al-Quran bukan satu-satunya pedoman, ada juga hadist yang berasal dari Nabi Muhammad SAW. Diriwayatkan Abu Daud dari Anas Bin Malik, ketika sedang ada wabah atau khawatir akan terkena sebuah penyakit, Rasulullah selalu melantunkan sebuah doa.

Meskipun doa ini biasanya dipakai oleh wabah terhadap manusia, dapat juga digunakan untuk menghindarkan penyakit pada ayam. Doanya adalah sebagai berikut :

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْبَرَصِ وَالْجُنُونِ وَالْجُذَامِ وَسَيِّئِ الأَسْقَامِ مِثْلَ.

Pada akhir doa, tambahkan penyakit yang diharapkan tidak datang menghampiri pada ayam. Sebutkan dengan jelas, misalnya flu burung. Amalkan doa ini setiap usai shalat fardhu sambil berharap bahwa ayam yang dipelihara dijauhkan dari penyakit.

Usai berdoa, jangan lupa untuk memanjatkan shalawat sebanyak-banyaknya. Sesungguhnya, shalawat adalah penutup doa yang terbaik menurut agama Islam. Itulah sekilas tentang doa penangkal penyakit ayam untuk peternak maupun orang yang memelihara hewan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *