materi badminton

materi badminton

Materi Badminton – Bulu tangkis atau badminton merupakan satu berolahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasangan (untuk ganda) yang sama-sama berlawanan.

Serupa dengan tenis, bulu angkis mempunyai tujuan memukul bola permainan (” kok ” atau ” shuttlecock “) melalui jaring supaya jatuh di bagian permainan lawan yang telah dipastikan serta berupaya menahan lawan lakukan hal sama. Bulu tangkis atau badminton disukai beberapa orang.

Bahkan juga, banyak pemain Indonesia sempat jadi juara dunia. Seperti Rudi Hartono, Liem Swie King, Susi Susanti, Taufik Hidayat, dan sebagainya. Mereka berprestasi karena perjuangannya yang hebat. Rajin berlatih serta kuasai beberapa tehnik basic bermain.

Sejarah

materi badminton

Materi badminton yang pertama tentunya adalah sejarah dari bulu tangkis itu sendiri.

Di Inggris permainan ini diketahui dengan nama Battledores atau Shuttlecocks, inti permainannya menjaga kok agar tidak jatuh. Tetapi saat itu tanpa net

Permainan ini dibawa oleh masyarakat Inggris ke seputar Asia yakni India, Tiongkok, serta Thailand

Di Tiongkok permainan ini diketahui dengan nama Jianzi.

Permainan Badminton yang kompetitif dibuat oleh Tentara Inggris di India dengan nama Poona, kata Poona diambil dari nama kota di India yakni Pune

Materi badminton yang dibuat lebih kompetitif karena ditambah Net

Tentara Inggris membawa Poona kembali pada Inggris serta diresmikan menjadi permainan oleh Isaac Spratt, dengan nama ” Badminton Battledores ” serta mulai dimainkan didalam ruang (Gedung Badminton).

Partai Dalam Materi Badminton

materi badminton

Ada 5 partai dalam materi badminton :

1. Tunggal Putra

2. Tunggal Putri

3. Ganda Putra

4. Ganda Putri

5. Ganda Campuran

 Induk Organisasi

materi badminton

Induk organisasi bulu tangkis merupakan sala satu materi badminton yang penting. Karena menaungi seluruh organisasi badminton di bawahnya.

Pertama kalinya induk organisasi internasional bernama IBF (International Badminton Federation) tahun 1934

Dahulu anggota IBF cuma 9 negara : Kanada, Denmark, Inggris, Perancis, Irlandia, Belanda, Selandia Baru, Skotlandia, serta Wales

Pada tahun 2006 IBF menjadi BWF (Badminton World Federation) yang beranggotakan 165 asosiasi

Kantor Pusatnya berada di Kuala Lumpur, Malaysia

Induk Organisasi Indonesia

Induk organisasi di Indonesia bernama PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Semua Indonesia)

dibuat pada tahun 5 Mei 1951 di Bandung

Lapangan serta Peralatan Permainan

Materi badminton selanjutnya adalah lapangan dan perakatan yang digunakan oleh para pemain. Berikut penjelasannya:

a. Lapangan

Bentuk lapangan bulu tangkis empat persegi panjang. Ukuran lapangan serta netnya seperti berikut :

1) Ukuran lapangan untuk permainan tunggal :
• panjang : 13, 40 meter
• lebar : 5, 18 meter

2) Ukuran lapangan untuk permainan ganda :
• panjang : 13, 40 meter
• lebar : 6, 10 meter

3) Ukuran net sama untuk tunggal serta ganda :
• Tinggi net : 1, 55 meter
• Panjang net : 6, 10 meter
• Lebar net : 0, 67 meter

b. Bola/kok/Shuttlecock

Sisi kok terdiri atas kepala serta bulu. Kepala terbuat dari gabus. Berat kok seputar 4, 73-5, 50 gram

c. Raket

Raket merupakan alat pemukul dalam permainan bulu tangkis. Berat raket kurang dari 150 gr. Raket terbuat dari kayu, alumunium, arang (carbonex) serta fiberglass.

2. Tehnik Basic Bulu Tangkis

Dalam materi badminton ada banyak tehnik basic di bulu tangkis. Misalnya seperti berikut :

a. Tehnik Basic Memegang Raket

Ada empat tehnik basic memegang raket. Untuk lebih detilnya lihat gambar serta uraian di bawah ini.

1) Pegangan Kombinasi

Raket dipegang seperti kamu berjabat tangan. Pegangan ini dipakai untuk lakukan beberapa type pukulan.

2) Pegangan Backhand

Raket dipegang atau digenggam pada telapak tangan sisi yang tipis. Ibu jari tangan lebih kuat meredam gagang raket. Langkah tersebut akan membuahkan pukulan backhand, yakni pukulan dengan punggung menghadap mengarah pukulan.

3) Pegangan Kapak

Gagang raket dipegang pada telapak tangan sisi yang tipis, seperti memegang kapak.

4) Pegangan Geplak Kasur

Raket dipegang seperti kamu memegang pemukul kasur. Kepala raket atau senar menghadap ke atas serta bawah. Pegangan ini dipakai untuk lakukan pukulan smes.

b. Tehnik Basic Servis (service)

Servis adalah pukulan permulaan yang menandai dimulainya permainan. Pada umumnya sikap servis yang baik merupakan :

  • sikap berdiri rileks
  • bola mesti dilepaskan terlebih dulu, baru dipukul
  • Kaki tidak bisa diangkat sebelum bola dipukul
  • Bola tidak didorong, tapi dipukul

1) Servis Pendek
Servis pendek bisa dikerjakan dengan backhand serta forehand. Kok dipegang dengan tangan kiri di muka dada atau sejajar dengan pinggang. Pukulan dikerjakan perlahan dengan perkiraan akan melalui net serta garis paling depan lapangan permainan lawan.

2) Panjang
panjang atau tinggi dikerjakan dengan pukulan forehand. Servis ini dikerjakan di samping kanan bawah, bila pukulan menggunakan tangan kanan. Servis ini dikerjakan dengan menjatuhkan kok ke samping kanan.

c. Tehnik Basic Memukul Kok

1) Lambung (lob)

Pukulan lambung merupakan pukulan pada kok yang hadir atau ada dibawah pinggang. Pukulan dikerjakan dari bawah ke atas dengan tempat raket agak miring ke depan. Lob dikerjakan dengan forehand serta back hand.

Sikap awalannya :

  • Berdiri, Ke-2 lutut dilenturkan
  • Pandangan mengarah datannya kok

Gerakannya :

  • Untuk pukulan lob dari atas : raket diayun dari belakang kepala ke depan lurus dengan kemampuan tenaga yang cukuplah.
  • Untuk pukulan lob dari bawah : raket diangket ke atas, seolah-olah mencongkel.

2) Smes (Smash)

Pukulan Smes merupakan pukulan keras serta menukik ke lapangan permainan lawan. Pukulan ini untuk kembalikan bola yang hadir dengan tempat tinggi.

Sikap awal :

  • Berdiri, ke-2 lutut dilenturkan
  • Pandangan diperuntukkan mengarah datangnya kok

Gerakannya :

  • Raket digerakkan cepat, keras, menukik serta terukur.
  • Tangan diayunkan dari belakang ke depan.

d. Tehnik Basic Langkah Kaki

Gerak langkah kaki begitu memastikan kesuksesan memukul kok. Tehnik basic langkah kaki yang baik merupakan :

  • Kaki mesti bisa digerakkan ke segalah arah dengan cepat serta mudah.
  • Berdiri tetap pada ujung kaki. Sikap ini mempermudah kaki berjalan cepat.
  • Waktu kembalikan bola di muka net, kaki kananmu ada di muka serta demikian sebaliknya pada saat memukul bola di belakang, kaki kananmu di belakang.
  • Langkahmu mesti ditata seefisien mungkin saja, langkah yang panjang lebih baik dibanding langkah kecil-kecil atau pendek.

3. Ketentuan Permainan

Materi badminton selanjutnya adalah ketentuan-ketentuan dalam permainan, Seperti pemain dan cara mendapatan nilai. Berikut penjelasannya

a. Pemain

Berdasar pada pemainnya, permainan bulu tangkis bisa dibedakan jadi :

  • Permainan tunggal putra/putri (single). Yakni permainan seseorang lawan seseorang, untuk putra ataupun putri.
  • Permainan ganda putra/putri (double), yakni permainan yang dikerjakan oleh dua orang untuk pasangan putra dengan putra ataupun pasangan putri dengan putri.
  • Permainan ganda kombinasi (mixed double), yakni permainan yang dikerjakan oleh dua pasangan kombinasi pada putra serta putri.
  • Pemain kedua pihak lakukan undian. Pihak yang menang memiliki hak pilih tempat serta lakukan servis lebih dulu, sedang yang kalah undian menanti giliran selanjutnya.

b. Langkah mendapatkan nilai

Lamanya permainan dipastikan oleh set atau game. Sekurang-kurangnya permainan bulu tangkis dikerjakan dalam 2 game. Pemenangnya merupakan pemain yang sukses memenangi 2 game.

Bila semasing pemain memenangi 1 game, karena itu berlangsung rubberset. Ke-2 pemain lakukan game yang ke-3. Jadi yang memenangi game ke-3 ini jadi pemenangnya.

1) Nilai untuk Tunggal Putra serta Ganda Putra/Putri

Tiap-tiap game permainan tunggal putra, yakni 21 point, sedang untuk ganda putra/putri, yakni 25 point. Pemain yang lebih dulu sampai angka paling tinggi pada tiap-tiap game dinyatakan menang.

Bila berlangsung kesamaan point 20 atau 24, karena itu pemain yang lebih dulu sampai point itu memiliki hak m eminta menambahkan angka yang perlu diraih atau yus/juice, yakni 3 point. Bila berlangsung yus, servis pertama dikerjakan oleh pemain yang sukses menyamai point.

2) Nilai untuk Tunggal Putri

Jumlahnya point tiap-tiap game untuk tunggal putri merupakan 21. Pemain yang sukses menghimpun point itu lebih dulu dinyatakan menang.

Bila berlangsung kesamaan point 20 serta 20, karena itu pemain yang membuahkan nilai itu lebih dulu memiliki hak memohon menambahkan angka yang perlu diraih (yus).

Itulah beberapa materi badminton yang bisa kamu pelajari untuk menambah wawasan serta skill terbaru. Semangat olahraga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *